faktanesia.id, – PT Eastspring Investments Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bahana Sekuritas guna memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional.
Presiden Direktur Eastspring Indonesia, Sulystari Rizal, menyatakan pihaknya menyambut baik sinergi ini. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu meningkatkan jumlah investor ritel dan volume transaksi.
“Sampai dengan 30 Januari 2026, jumlah investor ritel di Eastspring Indonesia tercatat sebanyak 269.409,” ujarnya dalam keterangan pers diterima faktanesia.id, Rabu (19/2/2026).
Dalam kerja sama ini, Eastspring Indonesia menghadirkan tujuh produk reksa dana yang dapat diakses melalui Bahana Sekuritas.
Produk tersebut mencakup reksa dana saham, pendapatan tetap, hingga pasar uang, termasuk varian syariah.
Presiden Direktur Bahana Sekuritas, Reza Benito Zahar, menilai Eastspring sebagai salah satu manajer investasi besar dengan rekam jejak kuat di industri pasar modal. Kehadiran produk reksa dana Eastspring dinilai dapat melengkapi portofolio investor.
“Produk Reksa Dana Eastspring dapat menjadi pelengkap portofolio investor Bahana Sekuritas,” katanya.
Tak hanya fokus pada investasi, Eastspring Indonesia juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.
Perusahaan akan mengalokasikan sebagian pendapatan dari setiap pembelian reksa dana selama Februari–Maret 2026 untuk program pemulihan Sumatra melalui WWF Indonesia.
Selain itu, Eastspring Indonesia juga baru saja meraih penghargaan dari The Iconomics sebagai Indonesia 20 Best Companies Awards 2026. Penghargaan ini memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan berkualitas.
Sebagai informasi, Eastspring Indonesia merupakan salah satu manajer investasi terbesar di Tanah Air dengan dana kelolaan lebih dari Rp72,9 triliun per Desember 2025.
Perusahaan tersebut telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan sejak 2012.
Secara global, Eastspring Investments merupakan bagian dari grup jasa keuangan internasional Prudential plc yang mengelola aset lebih dari USD 286 miliar.
Kemitraan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas penetrasi investasi sekaligus memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat Indonesia.


