Oleh Hamdan Nugroho, Aktivis 98 Yogyakarta
Publik mungkin tercengang bahkan ragu saat Presiden Prabowo menunjuk seorang jenderal bintang dua untuk memimpin institusi sebesar BPJS Kesehatan.
Publik mungkin bertanya, apa Sang Jenderal mampu menakhodainya? Apa korelasinya Sang Mayjen itu dengan Bidang Kesehatan?
Keraguan publik wajar apabila belum tahu persis sepak terjang Jenderal kelahiran Solo 29 Maret 1967 ini.
Jenderal Prihati Pujowaskito yang akrab disapa Pujo memiliki pengalaman panjang di bidang kedokteran dan kesehatan.
Jadi sangat wajar bahkan tepat bila Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan.
Jenderal Pujo adalah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Jenderal Pujo pernah mengabdi sebagai dokter Jantung di Kesatuan Koppasus.
Karir jenderal Pujo di militer selalu terkait dengan bidang kesehatan dan kedokteran karena ia memang memiliki latar belakang akademis bidang kedokteran.
Jenderal Pujo adalah lulusan kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada 1994. Kemudian Jenderal Pujo mengambil spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga Surabaya dan lulus pada 2007.
Jenderal Pujo pun tak hanya puas meraih gelar master di bidang kedokteran. Beliau juga menyelesaikan S2 di bidang Manajemen Rumah Sakit pada 2015. Tak cukup sampai di situ, Jenderal Pujo meraih gelar doktornya di bidang hukum kesehatan pada 2021.
Paripurna sudah back ground akademis di bidang kedokteran dan kesehatan Jenderal Pujo. Di sela sela kesibukannya sebagai perwira tinggi militer bidang kesehatan ini, Jenderal Pujo mengajar di dua kampus yaitu Universitas Pertahanan (Unhan) Jakarta dan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi Jawa Barat.
Jenderal Pujo bahkan sempat menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unhan. Sebuah Jabatan bergengsi di sebuah kampus yang diberikan kepada seseorang yang memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan dan sudah tentu kemampuan akademik yang mumpuni.
Karena pengalaman dan latar belakang pendidikannya, Jenderal Pujo pernah memegang posisi strategis di Rumah Sakit (RS) Pusat Angkatan Darat (AD) Gatot Subroto. Jenderal Pujo pernah menjabat sebagai Direktur Penunjang Medis RS Pusat AD Gatot Subroto. Selain itu, Jenderal Pujo pernah memimpin Departemen Jantung di RS Pusat AD Gatot Subroto.
Jenderal Pujo juga pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung dan Penyakit Dalam RS AD Dustira Cimahi Jawa Barat. Jenderal Pujo juga merupakan Panel Ahli Tim Dokter Kepresidenan Republik Indonesia.
Menilik pengalaman dan latar belakang pendidikannya, jadi sangat pas bila Jenderal Pujo menempati posisi Dirut BPJS Kesehatan.
Penulis menyakini di bawah kepemimpinan Jenderal Pujo, BPJS Kesehatan akan lebih baik. Jenderal Pujo juga diyakini memiliki tim yang kuat dan handal untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah sehingga layanan BPJS kesehatan bisa prima.
“Selamat Bertugas Jenderal Pujo, Semoga Sukses.”


