faktanesia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyerahkan klaim asuransi public liability kepada warga yang terdampak musibah pohon tumbang sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya perlindungan kepada masyarakat.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, kepada tiga orang penerima manfaat dengan total nilai santunan sebesar Rp44.596.000. Adapun sepanjang periode Januari 2024 hingga Juni 2025, total klaim yang telah disalurkan Pemkot Tangerang mencapai Rp237.600.000.
“Tentunya ini merupakan bentuk perhatian sekaligus bagian dari mitigasi risiko lingkungan, di mana Pemkot Tangerang hadir dan bertanggung jawab memberikan perlindungan kepada warganya, salah satunya melalui santunan asuransi,” tutur Wali Kota Sachrudin usai menyerahkan klaim secara simbolis dalam apel pegawai di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (4/8).
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban serta menjadi bentuk empati dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak,” sambungnya.
Baca Juga: UMT Gelar Milad Ke-16: Perkuat Komitmen Unggul, Inklusif dan Bersatu Membangun Peradaban Bermartabat
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemkot melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus meningkatkan langkah-langkah preventif, termasuk melakukan pengecekan dan perawatan pohon-pohon di ruang publik serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan lingkungan.
Salah satu langkah inovatif yang tengah dikembangkan yakni Sistem Informasi Geospasial dan Mitigasi Pohon Tumbang(SIGAMPANG), sebuah aplikasi yang dirancang untuk mendeteksi potensi bahaya secara dini, sehingga memungkinkan penanganan cepat dan meminimalkan risiko korban.
“Kota Tangerang terus berinovasi demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya. SIGAMPANG adalah salah satu bentuk transformasi digital dalam mitigasi bencana berbasis pohon tumbang,” jelas Sachrudin.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam upaya mitigasi dengan melaporkan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan di lingkungan sekitar.
“Jika menemukan pohon yang terlihat rawan tumbang atau membahayakan, masyarakat dapat langsung melaporkannya. Kami berharap kolaborasi ini bisa memperkuat kesiapsiagaan lingkungan kita bersama,” imbaunya.
Menutup sambutan, Wali Kota turut mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebangsaan, khususnya dalam momentum bulan kemerdekaan dan Bulan Bakti Palang Merah Indonesia (PMI).
“Mari kita semarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera merah putih dan melakukan kegiatan positif, mulai dari perlombaan, kerja bakti, hingga mempercantik lingkungan kerja dan tempat tinggal. Jadikan bulan Agustus sebagai momen untuk memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan kecintaan terhadap negeri,” pungkasnya.


