faktanesia.id – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menyelenggarakan peringatan Milad ke-16 di Aula Jend. Soedirman Kampus Pusat UMT, Jalan Perintis Kemerdekaan I, Cikokol, Kota Tangerang, Minggu (2/8). Kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan institusi sekaligus afirmasi komitmen UMT dalam membangun pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global.
Rektor UMT, Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa usia ke-16 merupakan tonggak penting bagi UMT dalam meneguhkan arah transformasi universitas sebagai institusi yang berdampak dan relevan terhadap tantangan zaman.
“UMT memasuki usia ke-16 dengan semangat transformasi menuju universitas yang unggul, inklusif, dan berdampak. Capaian akreditasi institusi Unggul menjadi pijakan awal untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola kelembagaan, dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Rektor.
Rangkaian pertama kegiatan Milad dimulai dengan Sidang Milad yang berlangsung di Aula Jenderal Soedirman. Acara ini dihadiri oleh jajaran struktural UMT, termasuk para dekan, wakil dekan, kepala biro, lembaga, badan, unit pelaksana teknis (UPT), serta perwakilan dari Majelis DiktiLitbang PP Muhammadiyah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang menerima penghargaan Urban Education Leadership Award dari UMT atas kontribusinya dalam memajukan pendidikan di Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi.
“Tentunya dalam memajukan pendidikan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan seperti UMT. Semangat kebersamaan inilah yang mendorong kami terus bergerak,” ujar Sachrudin.
Ia juga memaparkan program-program unggulan di bidang pendidikan, seperti program 3G (Gampang Sekolah) untuk memudahkan akses pendidikan gratis di sekolah negeri maupun 135 sekolah swasta tingkat SD-SMP, layanan transportasi gratis untuk pelajar melalui bus Tayo dan angkot Si Benteng, serta bantuan pendidikan bagi mahasiswa senilai enam juta rupiah per orang.
Sachrudin turut menyampaikan apresiasi atas capaian UMT sebagai satu-satunya perguruan tinggi dengan status Akreditasi Unggul untuk jenjang Magister Manajemen di Provinsi Banten.
“Kami bangga atas capaian UMT yang terus berkembang menjadi institusi pendidikan berkualitas. Ini sejalan dengan visi Kota Tangerang dalam mencetak SDM yang unggul, terampil, dan siap bersaing,” ungkapnya.
Rangkaian kedua acara dilanjutkan dengan Resepsi Milad dan Talkshow bertema “Unggul dan Inklusif dalam Mendorong Green Industry untuk Keberlanjutan Masa Depan.” Talkshow menghadirkan tiga narasumber nasional dari lintas sektor yakni: Ignace Ion Worong, CEO Lestari Project (pelestarian hutan dan konservasi lingkungan), Risty Tagor, Brand Ambassador Kemuning Industry (industri herbal berkelanjutan), Irvan Najmudin, VP ION Network (teknologi untuk transformasi industri hijau).
Acara talkshow diikuti oleh sivitas akademika UMT serta para pemangku kepentingan eksternal, termasuk Forkopimda Kota Tangerang, para camat, dan mitra strategis seperti KB Syariah Bukopin, BSI, Bank Mega Syariah, serta Tangcity Mall.
Peringatan Milad ke-16 ini menegaskan komitmen UMT untuk terus hadir sebagai universitas yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memperkuat kolaborasi lintas sektor dan berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, hingga global.


