Hamdan Nugroho Berdiri di Tengah di Depan Mobil Komando.id, – Aktivis 98 Jogjakarta, Hamdan Nugroho mengatakan bahwa Fadli Zon sebenarnya ingin mengungkap fakta sesungguhnya terkait pemerkosaan pada kerusuhan 1998 silam.
“Fadli Zon, ingin bukti terungkap,” kata Hamdan panggilan akrabnya.
Hamdan menyatakan bahwa pernyataan Fadli Zon yang mengatakan tidak ada pemerkosaan pada 1998 jangan hanya dilihat dari satu sisi.
Menurutnya hal itu untuk memancing reaksi publik terutama para korban atau pihak yang memiliki data yang bisa dipertanggung jawabkan.
Hamdan meminta kepada berbagai pihak untuk tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi pernyataan Fadli Zon tersebut apalagi sampai meminta memecat Fadil Zon.
“Janganlah (dipecat),” ungkap Hamdan.
Menurut Hamdan, Fadli Zon memiliki rekam jejak yang baik sebagai seorang aktivis.
Ia menambahkan, pengalaman dan intelektualitas Fadli Zon masih sangat diperlukan untuk Partai Gerindra.
Menurutnya figur Fadli Zon dan Ahmad Muzani adalah perwakilan aktivis yang obyektif, rasional dan cerdas di Gerindra sehingga layak dipertahankan.
Kemajemukan latar belakang dalam organisasi sebesar Gerindra sangat diperlukan untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat.
“Jangan sampai ada satu kekuatan yang dominan,” tutur Hamdan.
Menurut Hamdan pernyataan Fadli Zon bisa juga dipahami sebagai upaya menepis tudingan kepada Presiden Prabowo yang dinarasikan terlibat dalam peristiwa kerusuhan 1998.
Menurutnya, Fadli Zon dengan cerdas membantah keterlibatan Prabowo dalam peristiwa 1998.
“Prabowo tidak ada kaitannya,” ungkap Hamdan.
Sekali lagi Hamdan meminta berbagai pihak untuk jernih menyikapi pernyataan Fadli Zon.
Menurutnya pernyataan Fadli Zon yang dianggap kontroversial ini bisa menjadi diskusi publik yang penting agar peristiwa 27 tahun silam lalu itu bisa terungkap sebenarnya.
“Mari bicarakan ini dengan jernih,” tutur Hamdan.[]


