Faktanesia.id, – Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) resmi memasuki era baru kepemimpinan. Melalui mekanisme fit and proper test yang berlangsung ketat dan transparan, dr. Muhammad Fadel Yudawa terpilih sebagai Direktur LKMI.
Keputusan tersebut sekaligus membawa harapan baru bagi gerakan kesehatan umat Islam maupun bangsa Indonesia secara luas.
Proses pemilihan Direktur LKMI tahun ini berlangsung lebih dari sekadar formalitas. Para kandidat diwajibkan menjalani serangkaian uji kelayakan, mulai dari pemaparan visi-misi, penguasaan isu kesehatan masyarakat, rekam jejak pengabdian, hingga uji integritas dan kepemimpinan.
Dalam seluruh tahapan tersebut, dr. Muhammad Fadel tampil meyakinkan dengan kombinasi keilmuan yang kuat, gagasan visioner, serta pengalaman nyata dalam advokasi dan pelayanan kesehatan.
Dalam keterangan tertulis diterima Faktanesia.id, Sabtu (6/9), terpilihnya dr. Muhammad Fadel kemudian disahkan melalui rapat harian Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Pengesahan itu menegaskan legitimasi penuh atas amanah yang diemban sekaligus memperkuat posisi LKMI sebagai bagian integral dari gerakan besar HMI.
Visi dan Arah Gerakan
Dalam pemaparannya, dr. Muhammad Fadel menegaskan bahwa LKMI tidak hanya berfungsi sebagai lembaga kaderisasi internal, melainkan harus hadir sebagai garda terdepan gerakan kesehatan umat.
Dalam visinya, dr. Muhammad Fadel Yudawa menegaskan lima arah besar gerakan LKMI. Pertama, transformasi gerakan dengan mengadaptasi perkembangan zaman, termasuk digitalisasi layanan kesehatan. Kedua, penguatan basis komunitas melalui program promotif dan preventif yang langsung menyentuh masyarakat. Ketiga, advokasi kebijakan publik untuk memperjuangkan keadilan akses kesehatan sebagai isu moral dan kebangsaan. Keempat, kolaborasi multipihak dengan pemerintah, akademisi, tenaga medis, dan organisasi masyarakat. Kelima, peneguhan nilai spiritual Islam yang menempatkan kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT.
Tantangan Kesehatan Abad Kedua
Terpilihnya dr. Muhammad Fadel bertepatan dengan refleksi 100 tahun perjalanan kesehatan Indonesia. Meski banyak capaian yang diraih, kesenjangan akses layanan, keterbatasan fasilitas, hingga rendahnya kesadaran masyarakat tetap menjadi tantangan serius.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. LKMI harus hadir lebih dekat dengan umat, menjadi motor gerakan kesehatan, serta memastikan setiap lapisan masyarakat merasakan hak atas kesehatan yang adil dan bermartabat,” ujar dr. Muhammad Fadel usai dinyatakan resmi menjabat Direktur LKMI.
Pemilihan melalui mekanisme fit and proper test dan pengesahan PB HMI mencerminkan proses regenerasi kepemimpinan di LKMI yang semakin matang. Dengan legitimasi penuh, visi besar, serta latar belakang sebagai tenaga medis, dr. Muhammad Fadel kini siap menakhodai LKMI menuju peran strategis: membangun kesehatan umat yang inklusif, progresif, dan berkeadilan.[]


