faktanesia.id — Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan terukur yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menangani dampak banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur saat meninjau langsung kawasan terdampak banjir di Ciledug Indah, Kota Tangerang, Selasa (08/07), didampingi Wali Kota Tangerang H. Sachrudin serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Banjir di sini memang bukan yang pertama kali terjadi. Curah hujan yang sangat tinggi dalam sepekan terakhir menyebabkan kapasitas air meluap dan mengakibatkan limpasan ke permukiman warga, termasuk di Ciledug Indah ini. Namun saya mengapresiasi respons cepat dan koordinasi yang dilakukan Pemkot Tangerang dalam mengantisipasi dampak banjir bagi masyarakat,” ujar Gubernur Andra Soni.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meninjau sejumlah upaya pengendalian banjir yang telah dilaksanakan Pemkot Tangerang, seperti pembangunan turap di sepanjang aliran Kali Angke serta kesiapan pompa air portable yang ditempatkan di titik-titik rawan banjir.
“Saya melihat sendiri kesiapan Pemkot Tangerang dalam menangani banjir, termasuk koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat dan daerah sekitar. Pembangunan turap dan pengoperasian pompa air sudah berjalan dengan baik. Namun, kondisi curah hujan yang ekstrem memang menyebabkan peningkatan tinggi muka air yang sulit dihindari,” tambah Gubernur.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menjelaskan, Pemkot Tangerang telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk membantu masyarakat terdampak. Tercatat terdapat 21 titik banjir di beberapa wilayah, termasuk Ciledug Indah yang menjadi salah satu kawasan paling terdampak.
“Ada 21 titik banjir yang terjadi, dan kami telah mendirikan posko pengungsian, posko kesehatan, serta menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, selimut, kasur, dan kebutuhan lainnya untuk warga yang mengungsi,” jelas Sachrudin.
Sebanyak 11 posko banjir telah didirikan di sejumlah wilayah terdampak, lengkap dengan tenaga kesehatan dan fasilitas medis. Pemkot Tangerang juga menyalurkan ribuan paket makanan siap saji, selimut, serta paket khusus bagi balita dan lansia untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Selain penanganan darurat, Pemkot Tangerang juga terus melakukan upaya jangka panjang guna meminimalisir risiko banjir di masa mendatang, seperti pembangunan embung, peninggian turap, pembangunan kisdam, dan peningkatan kapasitas pompa air serta saluran drainase. Pemkot juga menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah pusat terkait pengendalian wilayah aliran sungai.
“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang cepat dan memadai, serta mempercepat surutnya genangan air agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” pungkas Wali Kota.
Kunjungan Gubernur Banten bersama jajaran Pemkot Tangerang ini menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpemerintah dalam menghadapi bencana alam, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.


