faktanesia.id – Sebanyak 15 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) resmi dilepas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk melanjutkan pendidikan di Balai Latihan Kerja Industri milik Provinsi Banten yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan. Para peserta didik tersebut merupakan anak-anak dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah lolos seleksi.
“Ini bentuk keselarasan pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan hak pendidikan kepada masyarakat, dan 15 siswa-siswi ini merupakan anak-anak yang termasuk dalam Program Keluarga Harapan,” ujar Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat memimpin Apel Senin Pegawai di ruang Akhlakul Karimah Puspem, Senin (07/07).
Sebagai informasi, ke-15 calon siswa ini dipilih dari 28 peserta yang lolos ketentuan dan bersedia mengikuti program berasrama. Selain tempat tinggal dan fasilitas gratis, mereka juga akan mendapatkan pakaian seragam, alat tulis, serta makan tiga kali sehari tanpa biaya.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin turut menyerahkan penghargaan di bidang lingkungan hidup dan sosial kepada para pemenang Lomba Adiwiyata serta para pegiat sosial seperti Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), dan Karang Taruna.
“Mereka ini bukti nyata bahwa masyarakat punya peran penting sebagai agen kemajuan di daerahnya melalui kemampuan dan keahliannya masing-masing. Saya juga mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para guru, kepala sekolah, serta para siswa yang telah berkontribusi mewujudkan sekolah yang bersih dan sehat, serta para pilar sosial yang selalu aktif di lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Tak lupa, Sachrudin mengingatkan para pegawai untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang, terlebih Pemkot Tangerang telah meraih berbagai penghargaan dari pemerintah pusat.
“Standar Pelayanan Minimum kita sudah sangat baik. Tantangannya sekarang adalah mempertahankan dan meningkatkannya. Ini semua hanya bisa dicapai dengan integritas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab,” tutupnya.


