FAKTANESIA.ID | JAKARTA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman El Nino yang berpotensi memicu kekeringan di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai langkah antisipasi, PMI menyiapkan sekitar 200 mobil tangki air untuk membantu masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih.
Hal tersebut disampaikan
Menurut JK, fenomena El Nino diperkirakan akan meningkatkan risiko kekeringan dalam beberapa bulan ke depan. Karena itu, PMI mulai melakukan berbagai langkah antisipatif agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
“Kita akan menggerakkan sekitar 200 mobil tangki untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih akibat kekeringan. PMI harus hadir untuk mengurangi kesulitan masyarakat sebelum masalah menjadi lebih besar,” kata JK.
Selain menghadapi ancaman kekeringan, JK juga menyoroti tingginya angka kebakaran permukiman, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Ia menyebut sekitar 90 persen kebakaran terjadi akibat masalah instalasi dan penggunaan listrik yang tidak sesuai standar.
Untuk mengurangi risiko tersebut, PMI berencana menggandeng pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan instansi terkait guna melakukan pemeriksaan instalasi listrik di kawasan padat penduduk. Mahasiswa teknik elektro akan dilibatkan bersama relawan PMI untuk memberikan edukasi sekaligus melakukan pemeriksaan langsung kepada masyarakat.
“Kebakaran lebih baik dicegah daripada ditangani setelah terjadi. Banyak korban kebakaran berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu sehingga dampaknya sangat berat bagi kehidupan mereka,” ujarnya.
JK menegaskan bahwa tugas utama PMI adalah mengurangi dan mencegah penderitaan masyarakat, baik akibat bencana alam, kebakaran, kekeringan, maupun berbagai kondisi darurat lainnya.
“Pencegahan adalah bagian penting dari kerja kemanusiaan. PMI harus hadir untuk mengurangi kesulitan masyarakat dan mencegah kesulitan itu terjadi,” tegasnya.


