Faktanesia.id, – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Badan Wakaf Al-Quran (BWA) memastikan akan menyumbangkan mushaf Al-Quran bagi seluruh peserta yang hadir dalam agenda tersebut. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan BWA, KH Ichsam Salam, kepada panitia Rakernas di Jakarta, Selasa (22/7/2025).
“Insya Allah, kami akan menyumbangkan Al-Quran sebanyak jumlah peserta yang hadir,” kata Ichsam Salam.
Rakernas PJMI yang akan digelar pada Jumat, 25 Juli 2025 di Aula Alap-alap, Gedung G, Balai Kota DKI Jakarta, mengangkat tema “Peran Jurnalis Muslim di Era Disrupsi Digital dan Artificial Intelligence (AI)”. Agenda ini akan dihadiri jurnalis dari berbagai daerah, penggiat literasi Islam, hingga tokoh-tokoh strategis nasional.
KH Ichsam menjelaskan bahwa sumbangan Al-Quran ini merupakan bagian dari amanah para wakif (pewakaf) yang disalurkan melalui BWA untuk meningkatkan literasi baca-tulis Al-Quran di kalangan umat Islam, terutama yang tinggal di wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar.
“Baru-baru ini kami bersama Lembaga Tilawatil Quran telah mendistribusikan 1.000 Al-Quran untuk para guru ngaji dan TPA se-Jabodetabek di Masjid At-Tin, Jakarta,” ujarnya.
Menurut data Kementerian Agama, lanjut Ichsam, sekitar 65 persen umat Islam di Indonesia masih belum mampu membaca Al-Quran. Kebutuhan mushaf baru diperkirakan mencapai enam juta eksemplar setiap tahunnya. “BWA ingin turut berperan memenuhi kebutuhan besar ini,” tegasnya.
Ia juga berharap bantuan Al-Quran kepada para jurnalis ini bisa mendorong peningkatan literasi Al-Quran di kalangan media dan keluarga mereka. “Kami siap berkolaborasi lebih luas demi kemajuan umat,” tambahnya.
Ketua Umum PJMI, Ismail Lutan, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi BWA. Menurutnya, PJMI dan BWA memiliki visi yang selaras, khususnya dalam memajukan umat Islam melalui literasi Al-Quran.
“PJMI selama ini juga aktif memberitakan berbagai kegiatan BWA, mulai dari distribusi Al-Quran hingga program penyediaan air bersih di daerah-daerah yang kekurangan,” ujar Ismail. “Program mereka konkret, menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, dan dijalankan secara istiqamah.”
Ia menambahkan, kolaborasi yang telah terjalin selama ini diharapkan makin erat ke depannya. “Kami terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak sepanjang tujuannya adalah kemajuan umat,” kata Ismail, seraya menyebut beberapa mitra strategis PJMI lainnya seperti Universitas Islam As-Syafi’iyah dan Universitas Paramadina melalui program beasiswa.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakernas, Aliyudin Sofyan, menyatakan bahwa seluruh persiapan sudah matang dan panitia siap menggelar Rakernas pertama di bawah kepemimpinan Ismail Lutan.
“Insya Allah semua berjalan sesuai rencana. Kami berharap pelaksanaannya lancar dan membawa dampak nyata,” kata Aliyudin dalam rapat finalisasi yang digelar di Kampus Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA), Senin malam (21/7).
Rapat tersebut juga dihadiri oleh anggota Dewan Pengawas PJMI, antara lain DR. Misbah Fikrianto, MM, M.Pd, M.Si dan DR. Sabar Lesmana.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, dijadwalkan akan membuka secara resmi Rakernas dan Diskusi Media PJMI 2025.[R5]


