faktanesia.id, – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menegaskan komitmennya dalam diplomasi kepemudaan global dengan mengirimkan delegasi resmi ke Youth Future Summit 2026 yang digelar pada 5–7 Februari 2026 di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Hotel Mövenpick, Jenewa, Swiss.
Ketua Umum DPP KNPI, Tantan Taufiq Lubis, menyampaikan, delegasi pemuda Indonesia dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Bidang Litbang DPP KNPI, Affandi Ismail, yang juga dikenal sebagai Presiden Asia Muslim Youth Network. Delegasi Indonesia terdiri atas empat perwakilan pemuda yang aktif dalam jejaring internasional.
Youth Future Summit 2026 diselenggarakan oleh lembaga think tank CIPS bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan dihadiri ratusan aktivis serta pemimpin muda dari berbagai belahan dunia.
Forum tersebut dirancang sebagai ruang strategis untuk merumuskan gagasan masa depan global berbasis kepemudaan.
“Youth Future Summit adalah platform penting bagi para pemuda untuk berbagi ide, pengalaman, dan membangun jaringan global,” kata Affandi Ismail.
“Kami berharap kehadiran kami di acara ini dapat memperkuat peran Indonesia dalam komunitas internasional dan meningkatkan kesadaran global tentang isu-isu yang dihadapi oleh generasi muda,” tambah Affandi yang juga Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI).
Forum kepemudaan tingkat dunia ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kontribusi generasi muda terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sekaligus merespons tantangan global yang kian kompleks.
Youth Future Summit 2026 akan membahas enam agenda utama yang menjadi sorotan dunia internasional, yakni pembangunan planet berkelanjutan, revolusi kecerdasan buatan (AI), penguatan sistem kesehatan global, tata kelola yang berkeadilan, inovasi dan kewirausahaan generasi baru, serta masa depan digital dan ketahanan siber.
Selain mengikuti dialog kebijakan bersama pakar global, para peserta juga akan terlibat dalam lokakarya tematik, masterclass, serta kunjungan ke Markas PBB dan CERN. Kegiatan ini turut membuka ruang jejaring lintas negara dengan delegasi dari lebih dari 120 negara.
Youth Future Summit terbuka bagi kaum muda berusia 17 hingga 46 tahun dari seluruh dunia. Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini menegaskan peran strategis DPP KNPI sebagai agen diplomasi publik Republik Indonesia, sekaligus jembatan komunikasi antar pemimpin pemuda lintas benua dalam membangun masa depan global yang inklusif dan berkelanjutan.


