faktanesia.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar lebih dari 300 ribu pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Peluncuran program ini dilakukan pada Senin, (4/8), di SMAN 6 Tangerang Selatan, bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Aksi Bergizi.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa CKG akan menyasar 963 sekolah di seluruh wilayah Tangsel, terdiri dari 466 SD, 286 SMP, dan 211 SMA.
“Kemudian juga sasaran muridnya untuk SD ada 162.000 lebih, jenjang SMP ada 70.829 siswa, dengan SMA ada 68.760 siswa yang akan kita jaring melalui program Cek Kesehatan Gratis ini,” ujar Benyamin.
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara langsung oleh tenaga medis dari Puskesmas yang ditugaskan mendatangi sekolah-sekolah. Pemeriksaan mencakup beberapa aspek kesehatan seperti penglihatan, pendengaran, serta kebugaran fisik siswa.
Salah satu keunikan dari program ini adalah cakupan pemeriksaan yang lebih menyeluruh dibandingkan dengan layanan serupa di fasilitas kesehatan.
“Cek kesehatan di sekolah justru lebih lengkap, karena ada tambahan tes kebugaran seperti lari, yang tidak dilakukan di Puskesmas,” tambahnya.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan siswa dengan indikasi gangguan kesehatan, maka mereka akan segera dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Biaya seluruh proses penanganan akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
Pemkot Tangsel menegaskan bahwa para pelajar yang dirujuk akan mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Data rekam medis yang diperoleh dari hasil pemeriksaan CKG akan dijadikan acuan untuk tindak lanjut pelayanan kesehatan.
“(Siswa yang tidak sehat) akan dirujuk ke Puskesmas terdekat. Akan kita tangani dengan tentunya biaya dari pemerintah daerah, akan kita tangani di Puskesmas terdekat. Catatannya, nanti medical record-nya sangat penting di bawa ke Puskesmas terdekat,” jelas Benyamin.
Program ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2025. Pemeriksaan kesehatan di tiap sekolah direncanakan berlangsung selama tiga hari, menyesuaikan dengan jumlah petugas medis yang tersedia. CKG akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh sekolah yang tersebar di Tangerang Selatan.
Melalui pelaksanaan program ini, Pemkot Tangsel berharap dapat mendorong kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak dini, serta memperkuat data kesehatan pelajar untuk kepentingan deteksi dini dan pencegahan penyakit pada generasi muda.


