faktanesia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya mempercepat transformasi tata ruang kota demi menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dalam rapat koordinasi bersama jajaran perangkat daerah dan unsur aparat keamanan pada Rabu (28/05). Rapat tersebut menitikberatkan pada dua fokus utama, yakni penataan estetika kota—khususnya penanganan kabel semrawut—serta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Premanisme.
“Wajah kota adalah cerminan masyarakatnya. Kabel-kabel yang menjuntai sembarangan tidak hanya merusak estetika, tapi juga membahayakan. Kota ini harus tertib dan nyaman dipandang. Saya minta hal ini menjadi prioritas untuk segera ditangani oleh dinas terkait,” tegas Wali Kota Sachrudin.
Beliau menginstruksikan Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Dinas Kominfo untuk segera melakukan pendataan dan penertiban kabel-kabel yang semrawut, khususnya di area publik dan sepanjang jalur protokol.
Selain itu, Wali Kota Sachrudin juga mengumumkan pembentukan Satgas Penanganan Premanisme yang melibatkan kolaborasi antara Pemkot Tangerang, TNI, Polri, Kejaksaan, dan BIN. Satgas ini akan bertugas menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dari gangguan premanisme yang meresahkan masyarakat.
“Kita tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik premanisme. Satgas gabungan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah untuk menjaga rasa aman masyarakat,” tegasnya. Ia juga menginstruksikan agar rapat koordinasi ini segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan.
Dengan sinergi antarinstansi, Pemkot Tangerang berharap kedua program ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan serta keamanan warga kota.


