faktanesia.id, – Di tengah meningkatnya beban biaya pendidikan tinggi, kabar baik datang bagi para mahasiswa IPB University yang aktif berorganisasi. Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) resmi membuka pendaftaran program beasiswa 2025–2026 dengan skema baru yang menyasar para aktivis kampus, bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen YAPI untuk mencegah mahasiswa putus kuliah akibat keterbatasan ekonomi, sebuah prinsip yang selalu ditegaskan oleh Rektor IPB University.
Tahun ini, sebanyak 200 kuota beasiswa disiapkan untuk mahasiswa jenjang Sarjana dan Diploma, termasuk untuk mereka yang menjabat sebagai Ketua BEM, DPM, maupun pengurus organisasi kemahasiswaan lainnya.
Ketua YAPI, Andi Imran Paitorai, menekankan pentingnya mendukung mahasiswa yang memiliki semangat kepemimpinan dan kontribusi terhadap kehidupan kampus.
“Beasiswa Aktivis adalah wujud nyata peran alumni dalam menumbuhkan generasi pemimpin masa depan. Ini sejalan dengan semangat program Undangan Ketua OSIS yang telah kami jalankan selama ini,” ujarnya.
Program beasiswa YAPI tahun ini terbagi dalam empat kategori utama:
-
Leader Mandiri, diperuntukkan bagi mahasiswa baru angkatan 62.
-
Leader Prestasi, ditujukan untuk mahasiswa semester 3–5 dengan capaian akademik dan kepemimpinan menonjol.
-
Beasiswa Khusus, bagi mahasiswa semester akhir yang menghadapi kesulitan finansial.
-
Beasiswa Aktivis, khusus bagi pengurus organisasi kemahasiswaan aktif di IPB University.
Selain bantuan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp5 juta per semester selama setahun, penerima beasiswa juga akan mendapatkan akses pelatihan kepemimpinan, bergabung dalam jaringan alumni lintas generasi, serta peluang terlibat dalam program sosial yang diinisiasi YAPI.
Calon penerima beasiswa wajib mengisi formulir daring dan mengunggah dokumen seperti foto, Kartu Hasil Studi (KHS), Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), surat keterangan penghasilan orang tua, rapor atau transkrip nilai, serta video singkat berdurasi dua menit. Dalam video tersebut, pelamar diminta memperkenalkan diri, menjelaskan alasan mengajukan beasiswa, serta menggambarkan rencana masa depan mereka.
Wakil Ketua YAPI, Nelly Oswini, mengapresiasi kontribusi para alumni yang selama ini menjadi tulang punggung keberlangsungan program tersebut.
“Solidaritas alumni menjadi kekuatan utama program beasiswa ini. Terima kasih kepada semua yang terus berbagi dan peduli,” ucapnya.
Program Beasiswa YAPI menjadi salah satu bentuk nyata dari kolaborasi antar generasi alumni IPB yang tak hanya berfokus pada bantuan biaya, tetapi juga membangun ekosistem kepemimpinan dan solidaritas sosial di lingkungan kampus.[R5]


