faktanesia.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan kado istimewa bagi para penggerak layanan sosial dan keagamaan di tingkat akar rumput. Kado tersebut berupa kenaikan insentif serta apresiasi paket perjalanan umrah yang diberikan kepada amil jenazah, marbot, guru ngaji, serta pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di 13 kecamatan.
Kebijakan itu disampaikan langsung Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat menghadiri rangkaian Kegiatan Safari Pembangunan yang digelar di GOR Nambo, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (03/02/26). Program ini menjadi perwujudan tema besar pembangunan Kota Tangerang, “Bersama Melayani Tiada Henti”.
“Bapak dan Ibu adalah mitra terdekat pemerintah di tengah masyarakat. Kenaikan insentif ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan, mulai dari penanganan banjir hingga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial melalui perberdayaan 23 Graha Kita Bersama,” ujar Wali Kota Sachrudin.
Selain penyesuaian insentif, Pemkot Tangerang juga memberikan penghargaan khusus berupa paket umrah bagi petugas keagamaan, mulai dari guru mengaji, amil, marbot, hingga amil jenazah, serta pengurus RT dan RW. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat di lingkungan masing-masing.

di GOR Nambo, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (03/02/26). Dok Pemkot Tangerang
Kebijakan ini melengkapi berbagai program perlindungan sosial yang telah dijalankan Pemkot Tangerang. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 16.082 pekerja rentan telah memperoleh manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Di sisi lain, akses layanan kesehatan bagi warga juga terus diperkuat melalui Universal Health Coverage (UHC) yang kini telah mencapai angka 100,71 persen.
“Pembangunan bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana setiap jengkal infrastruktur mampu memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Ini adalah hasil kerja bersama dan untuk kepentingan kita bersama,” ujar Sachrudin.
Memasuki tahun 2026, Pemkot Tangerang menegaskan arah pembangunan akan difokuskan pada penguatan infrastruktur berkelanjutan yang inklusif serta berbasis kebutuhan riil masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus menjawab tantangan perkotaan ke depan.
Menjelang usia ke-33 Kota Tangerang, Wali Kota Sachrudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar menikmati hasil pembangunan, tetapi turut menjaga dan merawatnya secara bersama-sama.
“Mari kita rawat apa yang telah diwariskan dan kita bangun bersama. Teruskan semangat gotong royong agar Kota Tangerang semakin aman, nyaman, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang turut menyerahkan secara simbolis bantuan sosial bagi mahasiswa serta santunan kematian. Kegiatan Safari Pembangunan juga diramaikan dengan berbagai layanan publik, antara lain job fair, pelayanan administrasi kependudukan, layanan kesehatan, perpustakaan keliling, layanan kearsipan, hingga bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Sumber: Pemkot Tangerang


