fakatnesia.id – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, turut mendampingi Gubernur Banten Andra Soni dan Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan sejumlah pengembang perumahan. Kesepakatan tersebut berkaitan dengan Studi Potensi Kontribusi MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja, yang digelar di Balai Kota Jakarta, Rabu (04/02/26).
Kehadiran Sachrudin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung proyek strategis nasional tersebut. Kota Tangerang diproyeksikan menjadi salah satu wilayah perlintasan utama jalur MRT lintas provinsi ini, sehingga diharapkan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam aspek mobilitas dan pembangunan kawasan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jakarta Pramono Anung menekankan bahwa kerja sama lintas wilayah tersebut tidak semata menyangkut integrasi transportasi massal, tetapi juga membuka ruang kolaborasi di sektor lain, termasuk penanganan kemacetan dan pengendalian banjir di wilayah Jakarta dan Banten.
“Inilah hubungan simbiosis mutualisme yang saya diskusikan dengan Gubernur Banten. Tidak hanya integrasi transportasi massal saja, tapi persoalan banjir juga bisa kita solusikan bersama,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, salah satu fokus kolaborasi adalah rencana pengembangan Bendungan Polor yang berada di wilayah perbatasan Jakarta dan Banten. Infrastruktur tersebut dirancang tidak hanya sebagai pengendali banjir, tetapi juga berpotensi menjadi sumber air bersih bagi masyarakat sekitar.
“Ada Bendungan Polor yang ada diperbatasan Jakarta dan Banten, yang rencananya nanti akan diperluas sehingga bisa menjadi infrastruktur pengendali banjir dan juga sumber air bersih bagi warga sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menyambut positif rencana kerja sama lintas daerah tersebut. Menurutnya, sinergi antar-pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjawab persoalan perkotaan yang saling berkaitan, mulai dari kemacetan hingga pengelolaan sumber daya air.
“Tentunya ini menjadi langkah besar bagi pemerintah daerah khususnya Kota Tangerang dan Banten, dan kami optimis kerja sama ini bisa memberikan dampak besar yang akan membawa kemajuan daerah yang lebih baik bagi Kota Tangerang, Banten serta Jakarta,” ungkap Sachrudin.
Pemkot Tangerang berharap, kerjasama ini dapat menjadi model kolaborasi antardaerah yang berkelanjutan dan saling menguntungkan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan Jabodetabek.
Sumber: Press Release Pemkot Tangerang


